5.4.10

'Cantik'... Pentingkah?

Semua berawal dari satu pertanyaan: "cantik itu apa?"

Beberapa hari lalu pertanyaan itu menjadi status Facebook-ku, gara2 habis membaca blognya mbak Jenny Jusuf. Tapi saat itu murni hanya sebatas pertanyaan iseng... dengan alasan hanya ingin tahu apa definisi 'cantik' dimata temen2ku.
Siapa sangka, esok harinya aku terlibat dalam pembahasan serupa. Bukan soal mendefinisikan 'cantik' lagi seh, tapi tetep ada kaitannya juga.

Ceritanya temenku lagi curhat. Dia curhat tentang putus dengan cowoknya. Kejadian pas mereka putus, alasan mereka putus, rencana temenku setelah putus, bla bla bla... Anehnya, hubungan mereka yang udah berjalan 2 tahun backstreet itu kandas dengan hanya diwarnai semalam saja hujan air mata. Bayangkan! Hanya SEMALAM!... Entah apakah karena temenku itu termasuk kategori cewek TEGAR, dewasa, atau justru mereka putus dengan cara yang tidak baik dan penuh emosi?... Karena menurutku, hubungan yang berjalan dengan sembunyi2 selama 2 tahun tentu sudah melalui perjuangan yang amat panjang. Apakah mereka akhirnya sadar kalo orang tua tidak akan merestui? Apakah mereka sudah menyerah dan putus asa? Karena terus digelayuti pertanyaan 'Mengapa?' akhirnya aku benar2 bertanya:

aku         : mengapa???
temenku  : gak tau. kayaknya aku udah bulet banget pengen putus.
aku         : kok gak nangis? hanya segitu aja nangisnya?
temenku  : he-eh... (meringis)
aku         : udah nyerah soal masalah orang tua?
temenku  : maybe... pertengkaran kemaren juga gara2 soal itu kan?
aku         : emang orang tua udah mutlak gak bakal setuju tah?
temenku  : kayake mutlak... gak mungkin banget
aku         : emang apa masalahnya? prinsip?
temenku  : gak juga... ehm!... orang tuanya gak setuju karena... masalah fisik
aku         : WHAT? (kaget)
temenku  : iya... masalah utamanya soal fisik. dan karena fisikku gak isa dirubah... jadi jelas bahwa emang gak ada harapan

Aku tertegun... Kaget campur agak shock sedikit. Ternyata jaman modern kayak gini masih ada orang yang berpikiran kayak gitu. Selama ini aku pikir, orang tua paling nggak pengertian adalah yang nggak mau menerima pacar anaknya gara2 materi. Ternyata ada lagi selain itu???
Rasanya aku ikutan sebel. Selain karena aku kasihan sama temenku, aku juga merasa sudah ikut terhina (hayahh..). Masalahnya, aku nggak bisa dibilang cantik (tapi suer... gak jelek2 banget kok :P), dan fisikku malah nggak normal.
Emangnya, cantik itu yang kayak gimana seh? Kulit putih, rambut lurus (rebondingan), mata bulet, bibir merah, kutilang darat (kurus, tinggi, langsing, dada rata)?...

Buat aku, Cantik itu kayak persyaratannya Miss Universe. Beauty, Brain, and Behavior. Buat Beauty, kayaknya relatif ya? Setiap orang tentu punya penilaian berbeda soal Cantik. Tapi Brain n Behavior itu... Penting banget! Itu hal utama yang harus dimiliki cewek yang mau dikatakan Cantik.

Jadi, Cantik itu penting nggak sih?...

0 komentar:

Posting Komentar