21.8.14

I'm Happy to be Galau

Cukup lama gak bercuap-cuap disini, rasanya kangen juga. Selama ini sudah banyak sekali hal indah yang telah kulalui. Kelahiran Kyra, melihatnya tumbuh kembang menjadi malaikat kecilku, kesibukan menjalani keseharian sebagai seorang istri dan ibu, asyiknya berkutat dengan dunia online shop, dan masih banyak lagi. Hidupku semakin kesini semakin terasa sempurna. Tapi...

Yang selalu menjadi pertanyaan adalah... kenapa ditengah-tengah kebahagiaan aku selalu saja malas berkreasi lagi? Sudah beberapa kali aku mencoba kembali menggambar...tapi belum selesai rasanya sudah capek banget. Berpuluh-puluh kali membuka blog ini pun tetap saja tidak ada satu kalimat yang aku rasa tepat untuk jadi alasan menulis lagi. Novelku yang berhenti total di BAB 2 juga hanya menjadi bacaan ringan. tak ada sedikitpun keinginan untuk melanjutkan jalan ceritanya. Kenapa?

Dan sekarang... aku kembali menulis. Bisa ditebak memang, aku pasti sedang GALAU. Galau adalah satu kondisi yang berbanding lurus dengan sisi kreativitasku. Disaat aku galau, aku bisa membuat berbagai gambar dan tulisan. Disaat aku sedih, terpuruk, dan menangis, disitulah titik dimana aku harus meluapkan semua perasaanku kedalam suatu bidang... Positifkah? atau aku mengalami suatu keadaan yang abnormal?

Aku idealis dengan warna hitam. Sampai sampai saat jaman kuliah,setiap ada desain warna hitam,temen2ku langsung menebak itu pasti punyaku. Dan sampai sekarang juga setiap gambar dan desainku selalu dominan warna gelap. Kapan hari Salah satu temanku pernah bilang "cobalah melihat sesuatu dari sudut pandang positif, maka desainmu pasti akan lebih berwarna". Waktu itu aku menyimpulkan, bahwa mungkin ia menyarankan aku untuk mengeluarkan sisi bahagiaku. Jadi karyaku akan menjadi ceria. Tapi... Saat aku bahagia, aku tidak pernah berkeinginan untuk membuat apapun

Aku selalu bahagia menjadi galau. Karena saat itu lah aku bisa menjadi AKU